ilustrasi gold plated (pexels.com/Stephen Leonardi)
Membedakan antara emas solid dengan perhiasan lapis emas memang terkadang membutuhkan ketelitian yang ekstra terutama bagi mata orang awam. Namun, ada beberapa karakteristik mendasar yang membedakan keduanya secara signifikan baik dari segi material pendukung maupun fungsionalitas jangka panjangnya. Berikut adalah perbedaan utama yang perlu kamu ketahui agar bisa berbelanja dengan lebih bijak serta memahami nilai barang yang kamu beli.
1. Komposisi material bagian dalam
Emas murni atau solid gold memiliki kandungan logam emas yang merata di seluruh bagian perhiasan tersebut dari permukaan luar hingga ke bagian paling dalam. Hal ini sangat berbeda dengan perhiasan lapis emas yang hanya menggunakan emas asli pada bagian kulit luarnya saja untuk memberikan efek kilau. Logam di bagian dalamnya biasanya terdiri dari tembaga, kuningan, atau perak yang kemudian ditutup oleh lapisan emas melalui proses kimia yang canggih.
2. Ketahanan warna dan kilau jangka panjang
Perhiasan emas murni memiliki keunggulan utama yaitu gak akan pernah mengalami perubahan warna atau luntur meskipun terkena air maupun zat kimia ringan lainnya. Di sisi lain, lapisan pada perhiasan lapis emas memiliki masa pakai tertentu dan bisa menipis seiring berjalannya waktu serta tingginya frekuensi pemakaian. Kamu mungkin akan melihat warna logam dasar di dalamnya mulai muncul ke permukaan jika lapisan emasnya sudah terkikis akibat pemakaian yang kurang hati-hati.
3. Harga pasar dan nilai jual kembali
Emas solid memiliki harga yang cenderung sangat mahal karena nilainya mengikuti fluktuasi harga pasar emas dunia yang terus bergerak naik setiap harinya. Perhiasan lapis emas dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau karena biaya produksinya yang memang dirancang untuk konsumsi mode massal. Sayangnya, kamu gak bisa menjual kembali perhiasan lapis emas di toko emas atau pegadaian karena kandungan emas murninya dianggap gak memiliki nilai komersial yang cukup untuk diekstraksi, lho.