Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi ekonomi mengalami perubahan signifikan yang berdampak langsung pada daya beli kelas menengah. Kenaikan harga kebutuhan pokok, suku bunga kredit yang masih tinggi, serta ketidakpastian ekonomi global membuat pengelolaan keuangan pribadi menjadi semakin menantang. Situasi ini menuntut kelas menengah untuk tidak lagi mengandalkan pola konsumsi lama yang dulu dianggap aman dan wajar.
Dilansir New Trader U, banyak keputusan belanja yang selama ini identik dengan stabilitas hidup kelas menengah justru berpotensi menjadi penghambat pertumbuhan kekayaan. Barang dan layanan tertentu menyimpan biaya tersembunyi yang jarang disadari dalam jangka pendek. Berikut tujuh hal yang sebaiknya tidak dibeli lagi oleh kelas menengah jika ingin keuangan tetap sehat dan tidak mudah tergerus pengeluaran rutin.
