Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
9 Ide Bisnis Online Saat Ramadan yang Bisa Jalan Tanpa Toko
ilustrasi cold-pressed juice botolan (unsplash.com/Vy Huynh)

Intinya sih...

  • Takjil pre order harian membantu mengatur produksi agar takjil selalu fresh dan tidak banyak sisa.

  • Paket sahur praktis cocok untuk anak kos dan pekerja yang sahurnya terburu-buru.

  • Lauk siap masak versi frozen dicari karena pembeli bisa stok untuk beberapa hari selama Ramadan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ramadan sering membuat pola belanja orang berubah, dan banyak transaksi pindah ke chat serta aplikasi. Banyak pembeli ingin serba praktis karena waktunya mepet, apalagi menjelang sahur dan buka. Kondisi ini membuka peluang bisnis online yang bisa kamu jalankan dari rumah tanpa perlu sewa tempat.

Bisnis yang cepat jalan biasanya punya dua ciri, mudah dipahami dan mudah diproses. Kamu tidak harus punya modal besar, tetapi kamu perlu sistem yang rapi supaya tidak keteteran saat pesanan ramai. Di artikel ini, ada 9 ide bisnis online yang bisa kamu pilih sesuai kemampuan dan waktu yang kamu punya.

1. Takjil pre order harian

ilustrasi es pisang ijo (pexels.com/muallim nur)

Model pre order membantu kamu mengatur produksi supaya takjil selalu fresh dan tidak banyak sisa. Kamu buka pesanan dari pagi, lalu mulai produksi mendekati sore saat jumlahnya sudah jelas. Menu yang cepat dibuat seperti kolak, es buah cup, atau paket gorengan biasanya lebih aman untuk ritme harian.

Agar alurnya rapi, tentukan batas jam pesan dan informasikan sejak awal. Catat jumlah pesanan per menu supaya belanja bahan tidak berlebihan. Sistem ini terasa sederhana, tetapi bisa membuat keuntungan lebih stabil karena kamu tidak membuang stok.

2. Paket sahur praktis untuk anak kos

ilustrasi rice bowl (pexels.com/Ayat Shahin)

Anak kos sering butuh sahur cepat karena bangunnya mepet dan fasilitas masaknya terbatas. Kamu bisa jual rice bowl, ayam ungkep siap goreng, atau lauk hemat per porsi yang tinggal panaskan. Produk seperti ini juga cocok untuk pekerja yang sahurnya terburu buru.

Promosi biasanya efektif di malam hari karena orang mulai memikirkan sahur untuk besok. Buat pilihan menu yang jelas dan tidak terlalu banyak agar pembeli cepat memutuskan. Sertakan info cara panaskan singkat supaya mereka merasa aman dan tidak bingung.

3. Lauk siap masak versi frozen

ilustrasi rendang frozen (commons.wikimedia.org/Midori)

Lauk frozen dicari karena pembeli bisa stok untuk beberapa hari selama Ramadan. Ayam ungkep, rendang suwir, atau semur daging bisa dikemas rapi dan dikirim dalam porsi kecil. Pembeli suka produk yang tinggal ambil dan masak tanpa persiapan ulang.

Kepercayaan pembeli naik kalau labelnya jelas dan informasinya lengkap. Cantumkan tanggal produksi, saran masa simpan, dan cara masak singkat yang mudah diikuti. Pastikan kemasan rapat agar tidak menyerap bau freezer dan tetap aman saat pengiriman.

4. Jasa titip takjil dan menu buka puasa

ilustrasi tren berburu takjil (unsplash.com/Umar ben)

Jastip takjil cocok untuk kamu yang ingin cepat mulai tanpa produksi makanan sendiri. Kamu cukup mengambil takjil dari penjual yang sudah ramai, lalu antar ke pelanggan di area dekat rumah. Model ini bisa jalan cepat karena fokusnya pada layanan, bukan pada dapur.

Buat aturan pesanan yang tegas supaya kamu tidak kewalahan. Tentukan batas jam pemesanan dan tetapkan biaya layanan berdasarkan jarak. Rute yang efisien membuat kamu bisa ambil beberapa pesanan sekaligus dan tetap tepat waktu.

5. Hampers Ramadan sederhana tapi elegan

ilustrasi hampers Ramadan (pexels.com/RDNE Stock project)

Hampers sering diburu untuk keluarga, tetangga, dan rekan kerja karena terlihat sebagai bentuk perhatian yang nyata. Kamu bisa mengisinya dengan kurma, kue kering ukuran mini, teh, atau madu, lalu membungkusnya dengan rapi agar tampak menarik. Banyak orang justru memilih hampers yang sederhana tapi terasa niat, bukan yang harganya mahal.

Sediakan beberapa pilihan paket supaya pembeli gampang menyesuaikan dengan budget mereka. Tambahkan opsi kartu ucapan agar hadiah terasa lebih personal dan pas untuk berbagai momen. Pastikan foto produk jelas dan detail, karena tampilan biasanya jadi penilaian pertama sebelum orang membeli.

6. Snack kering dan camilan tahan lama

ilustrasi basreng (pexels.com/Meggy Kadam Aryanto)

Camilan kering memberi nilai lebih karena kamu bisa mengatur produksi secara bertahap dan tetap punya stok jualan setiap hari. Keripik, kacang bawang, basreng, dan kue kering termasuk yang sering dicari untuk persediaan di rumah. Daya tahan yang lebih lama membuat risiko kerugian turun karena produk tidak cepat basi.

Supaya kualitasnya terjaga sampai ke tangan pembeli, kemasannya harus kamu pilih dengan tepat. Gunakan kemasan kedap udara agar teksturnya tetap renyah dan aromanya tidak mudah hilang. Sertakan keterangan rasa, berat bersih, dan tanggal produksi agar pembeli makin yakin.

7. Minuman literan dan minuman botolan

ilustrasi es kopi literan (unsplash.com/Ghina Afifah)

Minuman literan seperti es kopi susu gula aren atau teh kekinian sering laku untuk buka bersama karena praktis dibagi. Pilihan lain yang juga ramai saat Ramadan adalah jus buah, cold-pressed juice, serta infused water botolan. Kamu bisa menawarkan beberapa varian rasa dan beberapa ukuran supaya pembeli punya opsi yang jelas sesuai kebutuhan.

Kualitas rasa perlu konsisten agar pembeli mau repeat order dan merekomendasikan ke teman. Pakai segel yang rapat dan rapi supaya minuman aman saat dikirim dan risiko tumpah lebih kecil. Tambahkan juga informasi penyimpanan serta estimasi masa simpan agar pembeli tahu batas aman konsumsinya.

8. Produk digital Ramadan

ilustrasi membuat produk digital Ramadan (pexels.com/Vlada Karpovich)

Produk digital cocok untuk kamu yang ingin bisnis tanpa stok dan tanpa repot pengiriman. Kamu bisa jual meal planner, jadwal ibadah, desain ucapan, atau template catatan keuangan Ramadan. Sekali dibuat, produk ini bisa dijual berulang kali dengan biaya tambahan yang kecil.

Agar pembeli tertarik, tampilkan contoh halaman yang jelas dan menarik di media sosial. Buat deskripsi yang mudah dipahami, termasuk format file dan cara pakainya. Beri panduan singkat agar pembeli merasa produk ini benar benar membantu.

9. Jasa content dan desain untuk UMKM Ramadan

ilustrasi membuat desain untuk UMKM (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Banyak UMKM butuh bantuan promosi karena Ramadan membuat mereka harus lebih sering posting. Kamu bisa tawarkan jasa poster menu, katalog sederhana, dan caption promosi yang siap pakai. Jasa ini bisa dijual dalam paket harian atau paket mingguan agar lebih gampang ditawarkan.

Kekuatan utamanya ada pada kecepatan respon dan hasil yang rapi. Buat contoh portofolio agar calon klien langsung paham gaya kerja kamu. Jika kamu bisa mengikuti identitas brand mereka, peluang repeat order biasanya lebih besar.

Ramadan memberi peluang besar untuk bisnis online yang praktis dan bisa kamu jalankan dari rumah. Pilih ide yang paling sesuai dengan waktu, kemampuan, dan modal yang kamu punya, lalu buat sistemnya rapi sejak awal. Dengan langkah yang jelas dan konsisten, bisnis tanpa toko bisa tetap jalan dan tetap menghasilkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team