Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) longsor 4,88 persen ke level 7.922,73 pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, hal itu dipicu salah satunya oleh turunnya saham-sama yang harganya sudah terlampau tinggi.
Di sisi lain, harga saham yang punya fundamental cenderung mengalami kenaikan dan hal itu dianggap OJK sebagai hal baik terjadi pada perdagangan hari ini.
"Jadi, ini satu hal yang positif bahwa investor melihat untuk saham-saham yang fundamentalnya bagus mengalami kenaikan hari ini, tetapi saham-saham yang turun hari ini kebanyakan adalah dari saham-saham yang memang secara harganya sudah naiknya terlalu tinggi," tutur Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi di Gedung BEI Jakarta, Senin sore.
Selain itu, adanya net buy atau beli bersih dari investor asing setelah dalam empat hari terakhir terjadi net sell.
"Ternyata setelah empat hari asing net sell, pada hari ini asing mencatatkan net buy sebesar Rp654,9 miliar. Jadi, ini berita bagusnya bahwa ternyata foreign buy hari ini setelah empat hari kemarin net sell dari foreign," kata perempuan yang karib disapa Kiki tersebut.
