Nilai tukar rupiah sering naik turun setiap kali dolar AS menguat, bahkan harga barang impor juga bisa ikut berubah karenanya. Kondisi ini membuat banyak orang bertanya-tanya, kenapa hampir semua negara begitu terpengaruh oleh mata uang Amerika Serikat tersebut. Padahal, di dunia ada banyak mata uang lain seperti euro, yen, atau yuan yang juga digunakan secara luas.
Sampai sekarang, dolar AS masih menjadi mata uang yang paling sering digunakan dalam perdagangan internasional, penyimpanan cadangan devisa, hingga transaksi antarnegara. Karena pengaruhnya begitu besar, kenaikan atau penurunan nilai dolar bisa langsung memengaruhi kondisi ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Supaya tidak hanya sekadar ikut memantau kurs tanpa tahu penyebabnya, yuk pahami lebih dalam alasan dolar AS bisa mendominasi sistem keuangan global hingga saat ini.
