ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)
Masih banyak masyarakat yang mengira troy ons sama dengan ons yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, kedua satuan ini berasal dari sistem pengukuran yang berbeda dan memiliki fungsi yang tidak sama. Kesalahpahaman tersebut kerap membuat pembaca keliru menilai harga emas global.
a. Perbedaan berat yang berdampak langsung pada nilai transaksi
Satu troy ons setara dengan 31,1034768 gram, sedangkan ons biasa hanya sekitar 28,349 gram. Selisih berat ini mungkin terlihat kecil, tetapi sangat signifikan dalam transaksi emas bernilai tinggi. Dalam jumlah besar, perbedaan ini dapat memengaruhi total nilai investasi secara nyata.
b. Perbedaan fungsi penggunaan dalam praktik sehari-hari
Troy ons digunakan secara khusus untuk mengukur logam mulia, seperti emas dan perak. Sebaliknya, ons biasa digunakan untuk menimbang barang konsumsi, seperti makanan atau bahan baku. Perbedaan fungsi ini membuat kedua satuan tidak dapat dipertukarkan.
c. Perbedaan latar belakang sejarah dan sistem pengukuran
Troy ons berasal dari sistem perdagangan logam mulia di Eropa abad pertengahan. Sementara itu, ons biasa berkembang dari sistem avoirdupois yang digunakan untuk perdagangan barang umum. Latar belakang sejarah ini memengaruhi penggunaan kedua satuan hingga saat ini.
d. Risiko salah hitung bagi investor dan pembeli emas
Kurangnya pemahaman tentang perbedaan satuan dapat menyebabkan kesalahan dalam menghitung nilai emas. Investor pemula sering kali keliru membandingkan harga emas global dan lokal karena salah satuan. Risiko ini dapat diminimalkan dengan memahami perbedaan troy ons dan ons biasa sejak awal.
Memahami perbedaan ini merupakan bagian penting dari proses mengenal troy ons secara menyeluruh. Dengan pemahaman yang tepat, investor dapat membaca harga emas secara lebih objektif dan cermat. Keputusan finansial pun menjadi lebih rasional dan terukur.