potret peluncuran gerai ramah lingkungan pertama Kopi Kenangan (kopikenangan.com)
Manajemen Kopi Kenangan menyatakan ambisi ekspansi dan penguatan kinerja keuangan merupakan bagian dari strategi jangka panjang menuju IPO. Perusahaan secara konsisten menjaga kualitas tata kelola, termasuk laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor eksternal Big Four.
“Seiring dengan kematangan perusahaan, kami secara sengaja menerapkan tata kelola serta disiplin pelaporan keuangan berstandar IPO,” kata Edward.
Selain uji tuntas dan pemeriksaan pajak, Kopi Kenangan juga mempercepat siklus pelaporan keuangan, memperkuat pengendalian internal, serta meningkatkan kepatuhan hukum dan perizinan. Langkah ini dilakukan sejalan dengan peta jalan IPO yang telah disusun perusahaan.
Didirikan pada 2017, Kopi Kenangan berkembang dari usaha rintisan menjadi unicorn dengan pendanaan terakhir Seri C senilai 96 juta dolar AS atau setara Rp1,6 triliun pada Desember 2021. Sejumlah investor global tercatat berada di balik perusahaan ini, termasuk Alpha JWC Ventures, Sequoia Capital India, Horizons Ventures, dan Tybourne Capital Management.
Berapa laba Kopi Kenangan pada 2025? | Kopi Kenangan membukukan laba bersih 17 juta dolar AS atau sekitar Rp285 miliar pada 2025. |
Apakah Kopi Kenangan berencana IPO? | Manajemen menyatakan persiapan IPO terus diperkuat melalui tata kelola, audit, dan kepatuhan hukum. |
Berapa jumlah gerai Kopi Kenangan saat ini? | Hingga akhir 2025, Kopi Kenangan mengoperasikan 1.324 gerai di enam negara. |