Pernah gak sih, kamu merasa penghasilanmu sebenarnya sudah cukup besar, tapi tetap merasa seperti kekurangan uang? Gaji naik, tabungan ada, tapi perasaan tertinggal dari orang lain tetap muncul.
Setiap kali melihat teman liburan ke luar negeri, makan di restoran mahal, atau membeli barang branded, kamu jadi bertanya-tanya apakah penghasilanmu sebenarnya masih kurang. Situasi seperti ini ternyata cukup umum terjadi, lho, terutama di era media sosial saat gaya hidup orang lain terlihat begitu glamor.
Fenomena tersebut dikenal dengan istilah money dysmorphia. Kondisi ini membuat seseorang memiliki persepsi yang keliru tentang kondisi keuangannya sendiri. Biar lebih paham, yuk kenali apa itu money dysmorphia, bagaimana tanda-tandanya, serta cara mengatasinya supaya hubunganmu dengan uang bisa lebih sehat.
