Jakarta, IDN Times - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan volatilitas akibat gejolak global. Pada penutupan perdagangan Senin (11/5/2026), IHSG terkoreksi 63,78 poin atau 0,92 persen ke level 6.905,62. Sejalan dengan itu, indeks LQ45 juga melemah 1,27 persen dan ditutup di posisi 668,63.
Dilansir dari laman Brights, dalam dunia investasi saham, kondisi pasar yang sedang melemah sering kali dianggap menakutkan bagi investor pemula. Namun, bagi investor berpengalaman, penurunan harga saham justru menjadi momentum untuk mengoleksi saham-saham berkualitas dengan harga lebih murah.
Lalu, bagaimana strategi yang tepat agar tidak terjebak membeli saham yang terus merosot?
