ilustrasi saham (pexels.com/AlphaTradeZone)
Nyatanya tidak semua investor memiliki pengalaman secara mendalam terkait laporan keuangan atau kinerja perusahaan sebelum berinvestasi. Keterbatasan pengetahuan ini nantinya akan membuat analisis fundamental yang mereka lakukan kerap kali diabaikan begitu saja dan hanya mengikuti spekulasi semata.
Sebagian investor lebih fokus pada pergerakan grafik jangka pendek tanpa mempertimbangkan soal berbagai kondisi bisnis secara lebih menyeluruh. Padahal perlu diketahui bahwa pendekatan yang ada bisa meningkatkan ketergantungan pada spekulasi, sehingga keputusan yang diambil pun hanya berdasarkan pada potensi keuntungan semata.
Masih banyaknya investor yang memilih saham gorengan ternyata dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor yang ada. Setidaknya dengan memahami risiko dan meningkatkan pengetahuan investasi, maka bisa lebih bijak dalam memilih saham yang tepat untuk berinvestasi. Pertimbangkan matang-matang dan perbanyak pengetahuan agar pengambilan keputusan terkait pembelian saham menjadi lebih rasional.