Jakarta, IDN Times – Platform jual beli aset digital asal Korea Selatan, Bithumb, tanpa sengaja mentransfer sekitar 620 ribu bitcoin dengan nilai lebih dari 40 miliar dolar AS (setara Rp674,4 triliun) kepada 695 pengguna pada Jumat (6/2/2026). Sejatinya perusahaan hanya berniat menyalurkan hadiah promosi berupa uang tunai 1,37 dolar AS (sekitar Rp23 ribu) untuk tiap orang, namun sistem justru mengirim kurang lebih 2 ribu Bitcoin kepada masing-masing pelanggan yang ikut program tersebut.
Begitu menyadari kekeliruan itu, manajemen Bithumb langsung bergerak cepat. Hanya dalam waktu 35 menit, perusahaan menangguhkan seluruh kegiatan perdagangan serta penarikan dana pada akun yang terdampak. Sebanyak 99,7 persen Bitcoin yang terlanjur terkirim dapat ditarik kembali, sedangkan sisa kerugian bakal ditutup memakai dana internal perusahaan.
Dilansir dari France24, kesalahan transfer tersebut sempat menggoyang pergerakan harga di dalam ekosistem Bithumb. Harga Bitcoin dilaporkan turun tajam 17 persen hingga menyentuh 81,1 juta won menjelang penutupan hari karena sebagian penerima segera menjual aset yang mereka peroleh. Situasi pasar akhirnya stabil kembali dalam kurun lima menit, walaupun terdapat beberapa transaksi yang terproses pada harga kurang ideal akibat aksi jual mendadak.
