Di tengah kondisi ekonomi yang terasa makin tak pasti, cara orang mengelola uang juga ikut berubah. Kalau dulu banyak orang melakukan revenge spending alias balas dendam belanja setelah pandemi, sekarang trennya mulai bergeser. Muncul istilah revenge saving, yaitu kebiasaan menabung lebih agresif sebagai respons atas rasa cemas terhadap masa depan.
Fenomena ini banyak dipicu oleh kenaikan harga, isu resesi, dan derasnya informasi ekonomi di media sosial. Tanpa disadari, emosi ikut memengaruhi keputusan keuangan sehari-hari.
Nah, kalau dilakukan dengan cara yang tepat, revenge saving justru bisa jadi solusi cerdas buat kamu bertahan di masa sulit. Supaya gak sekadar menabung karena panik, yuk pahami bagaimana revenge saving bisa diterapkan secara sehat dan terencana di kehidupan sehari-hari.
