Menabung masih kerap dianggap sebagai kebiasaan yang bisa ditunda, terutama oleh generasi produktif yang merasa penghasilannya belum cukup besar. Banyak orang memilih fokus pada kebutuhan jangka pendek tanpa menyadari bahwa keputusan tersebut berdampak langsung pada kesiapan finansial di masa depan. Padahal, kebiasaan menabung sejak dini berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi pribadi di tengah kondisi hidup yang penuh ketidakpastian.
Risiko jika tidak menabung sama sekali bukan hanya berkaitan dengan kekurangan uang, tetapi juga menyentuh aspek psikologis, sosial, hingga perencanaan hidup jangka panjang. Tanpa tabungan, seseorang lebih rentan menghadapi tekanan ketika situasi tidak berjalan sesuai rencana. Berikut tujuh risiko utama yang sering terjadi ketika seseorang mengabaikan kebiasaan menabung.
