Investasi properti sering dianggap sebagai salah satu instrumen yang paling stabil dalam jangka panjang. Nilai tanah dan bangunan cenderung naik seiring waktu, terutama di wilayah yang berkembang secara ekonomi dan infrastruktur. Namun, stabilitas ini tetap butuh strategi supaya potensi return on investment atau ROI benar-benar optimal.
Banyak orang tergoda membeli properti hanya karena harga terlihat menarik, tanpa analisis mendalam soal prospek kawasan dan permintaan pasar. Padahal, keputusan yang kurang matang bisa membuat aset sulit berkembang dan arus kas jadi kurang sehat. Dengan pendekatan yang tepat, properti bisa menjadi sumber pertumbuhan nilai dan pendapatan pasif yang konsisten.
Yuk, pahami tips penting berikut supaya investasi properti bergerak lebih terarah dan berpeluang memberi hasil maksimal!
