Sebagai pembuka, kuuraikan ritme ikrar yang pernah kupintal
Tentang angka-angka yang kuyakini untuk dijalani
Meski akhirnya, selalu sengaja dikhianati dengan merasionalkan diri
Pada angka 5 di waktu pagi yang menempatkan abdiku pada Sang Esa
Pada angka 4 beranjak petang saat kamu menungguku begitu lama
Jua tentang bilangan 17, 20, 25, dan seterusnya tempatku membayang
Perihal aku bertemankan bahagia di usia-usia itu
Begitu mudah membentuk janji
Begitu indah melukis ambisi di atas imaji
Angka yang begitu kecil dan setia
Membersamaiku di sepanjang garis nyawa
Pada angka-angka yang kujanjikan ataupun kusematkan
Kusampaikan maaf sebelum sesal
Kudengungkan sesal sebelum dendam
Pada akhirnya, penutup ini harus kukirim untuk kamu dan yang terkhianati
Yang telah begitu lama menanti
![[PUISI] Pada Angka-Angka yang Kujanjikan](https://image.idntimes.com/post/20220301/angka-dalam-bahasa-jawa-beda-angka-25-60-21-dan-sebagainya-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-e3cc2fd855249e685dbae1f1360009de.jpeg)