Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi rintik hujan di jendela
ilustrasi rintik hujan di jendela (pexels.com/Vitaliy Mitrofanenko)

Semoga air mata semesta
tidak datang untuk menenggelamkan,
melainkan mengobati sisa-sisa luka
yang terlalu lama kau simpan
 
Semoga air mata semesta
tidak datang untuk menghancurkan,
melainkan memperjelas
sisa-sisa keraguan
yang sering kau pertanyakan
 
Semoga ia turun
tanpa suara yang menghakimi,
tanpa gertak yang mengintimidasi
tanpa paksaan yang menyuruh air matamu berhenti
 
Biarlah sejuknya
menenangkan kelelahan yang membuat pundakmu berat
Biarlah derasnya
mengisi percakapan yang tak mampu kau buat,

Tak apa jika hari ini
senyummu belum dapat kulihat
Tak apa jika hari ini
air matamu turun lebih lebat
 
Lagi pula, tak ada siapa pun yang pernah memaksa langit
untuk cerah lebih cepat
Namun, semoga
setelah semua mereda
kau bisa kembali menemukan cahaya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎