Semoga air mata semesta
tidak datang untuk menenggelamkan,
melainkan mengobati sisa-sisa luka
yang terlalu lama kau simpan
Semoga air mata semesta
tidak datang untuk menghancurkan,
melainkan memperjelas
sisa-sisa keraguan
yang sering kau pertanyakan
Semoga ia turun
tanpa suara yang menghakimi,
tanpa gertak yang mengintimidasi
tanpa paksaan yang menyuruh air matamu berhenti
Biarlah sejuknya
menenangkan kelelahan yang membuat pundakmu berat
Biarlah derasnya
mengisi percakapan yang tak mampu kau buat,
Tak apa jika hari ini
senyummu belum dapat kulihat
Tak apa jika hari ini
air matamu turun lebih lebat
Lagi pula, tak ada siapa pun yang pernah memaksa langit
untuk cerah lebih cepat
Namun, semoga
setelah semua mereda
kau bisa kembali menemukan cahaya
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Air Mata Semesta
![[PUISI] Air Mata Semesta](https://image.idntimes.com/post/20250130/pexels-mitrofan-pictures-9306790-778094b3173696de6f6b16587c87c222-81b7ac0f708ee3d0b7520b217477480b.jpg)
ilustrasi rintik hujan di jendela (pexels.com/Vitaliy Mitrofanenko)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Tahun Baru dan Kembang Api di Atap Kota30 Dec 2025, 05:04 WIB
- [PUISI] Pematang Padi Pagi Lalu24 Dec 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Antara Harap dan Ragu08 Sep 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Logika yang Tak Mau Kalah08 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dari Abu yang Masih Hangat08 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Terlalap Api07 Sep 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Luka dan Sepi07 Sep 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Koloni07 Sep 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Tersingkir07 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dunia Ribut Sendiri07 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Berlimpah untuk Siapa?06 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Rasa yang Kujaga Tanpa Diminta06 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Tubuh yang Tidak Boleh Rubuh06 Sep 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Bukan Rumah, Tapi Landasan Pacu06 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tubuh yang Jiwanya Sudah Pergi06 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Resah Jiwa yang Masih Sendiri05 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Harmoni Kedamaian05 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mungkin Hanya Serdadu05 Sep 2026, 20:22 WIB
[PUISI] Mama, Kemana Aku Harus Melangkah?05 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Bercumbu dengan Bayang-bayang05 Sep 2026, 05:04 WIB
[Puisi] Saat Daun Belajar Jatuh04 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Mari Bersantai Sejenak04 Sep 2026, 21:07 WIB