Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISi] Aksara Abadi
ilustrasi melukis (magnific.com/freepik)

Kutulis dirimu dalam diam malam
Di antara doa yang kupendam dalam
Menjelma jadi aksara dalam temaram
Abadi tersimpan di ruang terdalam

Bukan tinta yang menoreh rasa
Bukan pula pena penuh bahasa
Namun rindu yang diam-diam membaca
Setiap detak menjadi aksaranya

Seperti kitab tua yang tak usang
Meski diterpa hujan dan petang
Namamu hidup, terus terpatang
Di hati yang diam-diam memandang

Sebab mencintaimu bukan sekadar kata
Melainkan jejak yang enggan sirna
Namamu tertulis sepanjang jiwa
Menjadi aksara abadi selamanya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team

EditorAtqo Sy