Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi perempuan pejuang masa depan yang terlelap di antara buku
ilustrasi perempuan pejuang masa depan yang terlelap di antara buku (unplash.com/Sumeet B)

Tumpukan buku-buku itu menjulang tinggi hingga menembus angkasa
Deretan huruf dan angka bertinta hitam memenuhi isi buku itu
Ku bertarung hari demi hari memecahkan berbagai persoalan melebihi kapabilitasku
Kuserap setiap kata dengan seksama hingga memenuhi ruang nalarku

Tetesan air mata dan keringat berlomba jatuh memenuhi pipiku
Kadang kala, rasa penat itu merujam ke dalam daksa
Tak pernah ku keluhkan rasaku sedetikpun
Karena ku tau akan ada pelangi indah yang menanti setelah hujan deras tiba

Di keheningan malam ku tundukan diri dan berbisik kepada Sang Pencipta
Hingga menyongsong fajar sujudku tak pernah kulepaskan
Berharap bisikan itu terdengar hingga ke antariksa
Tak terlewatkan juga ku memohon restu kepada mereka berdua
"Ayah Bunda, doa ku mungkin tidak lengkap tanpa bantuan doamu"

Akhirnya pelangi itu datang kepadaku
Semua letih ku terbayar sudah
Gerbang perguruan tinggi yang kunanti siap ku tapaki!
Aku siap menjalani babak baru kehidupanku!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team