Waktu memberi ruang
Di antara jatuh dan bangkit
Ia tak mendesak langkah
Hanya membentangkan jeda
Agar luka sempat bernapas
Hari-hari tak selalu ramah
Namun tetap membuka pintu kecil
Bagi yang memilih tinggal
Di ruang sunyi itu
Bertahan menjadi keputusan paling berani
Jika lelah datang lagi
Waktu tak mengusir
Ia duduk menemani
Mengajarkan bahwa hidup
Tak harus cepat
Cukup terus ada