berdukalah sepuasmu dalam senyap
dalam hening yang bahkan tak ada satu pun semut yang merayap
saat jalan-jalan lengang seolah terbuka hanya untukmu
saat kesepian menjadi sekutu terbaik di sudut kamarmu
berdukalah sepuasmu dalam senyap itu, Adinda
tak perlu kau tunjukkan betapa rapuhnya bahumu
betapa kalutnya pikiranmu saat itu
yang terus menerus didera oleh pertanyaan yang sama
pertanyaan kapan yang melulu merajai kepala
ia bagai pasak besi yang menembus segalanya
kau terluka dan berduka
ikut mempertanyakan takdir yang masih tertutup tabir
di antara miliaran manusia di muka bumi ini
mengapa kau salah satunya yang harus buta peta
tak tau arah dan tak bisa membaca ke mana kiranya kau harus melangkah
tak tahu siapa yang harus kau temui untuk memasangkan cincin di jari
orang-orang tak ada yang tahu
bahwa kau juga sedang mencoba menerjemahkan dirimu
bahwa kau juga berduka
bahwa kau juga menyimpan lara atas kesepian yang ada
maka berdukalah sepuasnya
berdukalah dalam senyap
sampai kau lelap
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Berdukalah dalam Senyap
![[PUISI] Berdukalah dalam Senyap](https://image.idntimes.com/post/20260516/1000217078_fe2d9a35-7d44-471b-afe8-0d947c42b7b6.jpg)
ilustrasi perempuan bersedih (unsplash.com/Anthony Tran)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Waktu yang Mengurai Rindu18 May 2026, 05:04 WIB
- [PUISI] Esok Tanpamu17 May 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Dari Abu yang Masih Hangat08 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Terlalap Api07 Sep 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Luka dan Sepi07 Sep 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Koloni07 Sep 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Tersingkir07 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dunia Ribut Sendiri07 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Berlimpah untuk Siapa?06 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Rasa yang Kujaga Tanpa Diminta06 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Tubuh yang Tidak Boleh Rubuh06 Sep 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Bukan Rumah, Tapi Landasan Pacu06 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tubuh yang Jiwanya Sudah Pergi06 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Resah Jiwa yang Masih Sendiri05 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Harmoni Kedamaian05 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mungkin Hanya Serdadu05 Sep 2026, 20:22 WIB
[PUISI] Mama, Kemana Aku Harus Melangkah?05 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Bercumbu dengan Bayang-bayang05 Sep 2026, 05:04 WIB
[Puisi] Saat Daun Belajar Jatuh04 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Mari Bersantai Sejenak04 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Pertarungan Kehidupan04 Sep 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Jika Mesin Waktu Itu Ada04 Sep 2026, 05:25 WIB