Ia kembali kala senja menua
Langkahnya lirih nyaris tak bersuara
Langit pun tunduk dalam doa
Mengiringnya pulang ke pangkuan-Nya
Pada hati yang pernah ia singgahi
Kebaikannya menjelma cahaya sunyi
Ia menabur jejak teduh di bumi
Yang lama berpendar di relung nurani
Tak ada riuh saat ia berpamitan
Hanya langit menyimpan kesaksian
Bahwa tiap luka yang ia rahasiakan
Kini luruh di taman keabadian
Barangkali di sana ia bersemi
Menjadi bunga yang mekar paling wangi
Dipeluk angin rahmat yang suci
Di kebun surga milik Sang Maha Abadi
![[PUISI] Bunga Surga](https://image.idntimes.com/post/20260313/photorealistic-style-clouds-stairs_2e14e46b-bc8a-4ee7-a1d1-ddea9985a473.jpg)