Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Dalam Pelukan Duka
ilustrasi wanita seorang diri (pixabay.com/Vika_Glitter)

Di ujung petang yang lirih membiru
Langit menangis tanpa suara
Daun-daun gugur dalam pilu
Menyulam sepi jadi cahaya luka

Langkah-langkah sunyi tak lagi bersuara
Jalan pulang terasa jauh dan pudar
Bayangmu tinggal sisa di antara udara
Meninggalkan rindu yang tak bisa dibayar

Waktu berjalan seperti duri
Menusuk perlahan, tak ingin sembuh
Kenangan hadir bagai mimpi
Namun tiap pagi menjelma keluh

Hatiku seperti rumah kosong
Dipenuhi gema yang tak bersahut
Setiap dinding menyimpan dongeng kosong
Tentang tawa yang kini larut

O duka, kau senandung yang lirih
Mengalun dalam relung paling sunyi
Di tiap detak, kau bisikkan perih
Seolah bahagia hanya ilusi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team