Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Malam dan Tegurannya yang Tak Pernah Lelah

ilustrasi merenung di malam hari (pexels.com/Nikolai Ulltang)
ilustrasi merenung di malam hari (pexels.com/Nikolai Ulltang)

Ceroboh mungkin itulah namaku
Membaca hidup dengan mata kabur
Menghakimi tanpa menyelami
Kini sepi jadi teman paling jujur

Malam, kau datang bagaikan bayang luka
Menyusup perlahan di sela napas
Teguranmu sunyi, tetapi menghunjam
Membangunkan jiwa yang lama terlelap

Aku ingin kembali
Kepada hati yang pernah tenang
Menebus arah yang pernah meleset
Sebelum kau lelah menegurku lagi
Bila nanti esok tak lagi memaafkan
Biarlah malam jadi tempatku bersimpuh
Kan kutitip harap pada gelap
Berharap aku tetap bisa tumbuh dari luka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction
dua cangkir kopi hitam

[PUISI] Sepasang Americano

02 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi pintu

[PUISI] Pertentangan Liat

02 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

02 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi menutup muka dengan buku

[PUISI] Sampul Buku

01 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi nerdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

31 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
ilustrasi melangkah bebas

[PUISI] Mimpi Tanpa Batas

31 Jan 2026, 05:04 WIBFiction