Detik-detik jiwa pergi
Merintis cita-cita
Usai kegelapan menyergap
Menutup pintu bernapas
Detik-detik mata menangkap
Cahaya penerang jalan
Gelap, sunyi, dan marah
Mengabur seiring waktu
Mengerdilkan ragu-ragu
![[PUISI] Detik-Detik Jiwa Pergi](https://image.idntimes.com/post/20241122/pexels-luisdalvan-3978594-e67eaa0440572959cf348d8e258b3d8b-4b9855ed205d5c44072e2537603a7e2d.jpg)
Detik-detik jiwa pergi
Merintis cita-cita
Usai kegelapan menyergap
Menutup pintu bernapas
Detik-detik mata menangkap
Cahaya penerang jalan
Gelap, sunyi, dan marah
Mengabur seiring waktu
Mengerdilkan ragu-ragu