Diriku tumbuh
bukan di tanah yang subur,
melainkan di sela-sela yang hampir hancur
Kuajarkan akar untuk mencengkeram kuat
agar tubuhku tetap kokoh karena terikat
Kuajarkan daun untuk tumbuh lebat
agar tubuhku tak goyah saat badai hebat
Aku menyimpan lelah
di dalam lingkar batangku,
yang semakin terlihat satu per satu
meski tak semua orang tahu itu
Mereka mungkin melihatku rindang,
tapi tak pernah melihat berapa kali aku hampir tumbang
Ada beberapa musim yang meminta kehilangan
Lalu, kubiarkan segala hal berguguran
Ada beberapa musim yang menggantikan itu
Lalu, kuterima lagi apa pun yang memelukku
Hari ke hari, kutunggu bungaku tumbuh
Hari ke hari, kutunggu buahku penuh
Hari ke hari, tetap kuberi teduh
meski musim belum memberi apa pun
Di antara retak, aku tak mengelak
Di antara retak, aku tetap tumbuh tanpa menggertak
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Di Antara Retak
![[PUISI] Di Antara Retak](https://image.idntimes.com/post/20251213/pexels-nano-erdozain-120534369-16903867_7badfb2c-a000-4a0c-9b44-dd9555ca471d.jpg)
ilustrasi seorang perempuan di tengah pepohonan (pexels.com/Nano Erdozain)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Tuhan, Ini Tujuannya ke Mana?09 Mar 2026, 05:04 WIB
- [PUISI] Narasi yang Lahir dari Runtuh07 Mar 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Menanti Subuh di Tanah yang Gaduh18 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Cerita-Cerita yang Selalu Sama18 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Semoga Hidup Ini Terus Berjalan Apa Adanya17 Sep 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Antara Narasi dan Realita17 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Kehangatan yang Dirindukan17 Sep 2026, 11:07 WIB
[PUISI] Rumah yang Ditinggalkan Laut17 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Terbakar17 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Merawat Harapan di Tanah Gaduh16 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Gerakan Pena16 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Kepingan yang Hilang16 Sep 2026, 20:48 WIB
[PUISI] Semangkuk Bubur Hangat16 Sep 2026, 12:07 WIB
[PUISI] Ditakar oleh Sunyi16 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Nuranimu Linglung16 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Di Usia ketika Semua Terasa Abu-abu15 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Merayakan Kesepian15 Sep 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Petani yang Menunggu Hujan15 Sep 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Surat dari Sisi Waktu yang Hilang15 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dan Mungkin Seumur Hidup15 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Kota yang Tidak Baik-baik Saja14 Sep 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Setangkai Puspa Diterjang Beliung14 Sep 2026, 21:17 WIB