Jam di dinding mengetik detik seperti hujan musim dingin,
bayangan kursi kosong menari-nari di lantai kayu.
Surat di meja menguning, tinta luntur tak sempat kusempurnakan.
Kata-kata bergelung seperti benang putus di ujung jarum.
Ia pergi, membawa kalimat yang pernah kita janjikan.
Di sudut ruang, kenangan berbisik dalam bahasa yang lupa kudengar.
Aku menghitung hari dengan jari yang keriput,
sementara angin menyapu halaman-halaman kosong.
Mungkin ia sedang menulis puisi untukku di negeri yang jauh,
tapi angin tak pernah membawa kabar dari sisi sana.
Aku biarkan jam berdetak,
sebab waktu adalah surat cinta yang tak pernah selesai ditulis.
Dan pada setiap jam yang berlalu,
aku belajar bahwa menunggu bukanlah kehilangan—
ia adalah seni menyimpan kepergiannya dalam kalimat yang tak pernah terucap.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Jam Tua dan Surat yang Tak Dikirim
![[PUISI] Jam Tua dan Surat yang Tak Dikirim](https://image.idntimes.com/post/20251208/pexels-pixabay-159618_f49d2ea5-4ef6-4ff5-b357-259319bff66c.jpg)
ilustrasi jam dan surat di atas meja (pexels.com/Pixabay)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Sajak Laut09 Des 2025, 05:04 WIB
- [PUISI] Cepat Pulang08 Des 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Perahu Tanpa Pelabuhan23 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Ketika Tawa Tumbuh Tanpa Alasan23 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Nisan Kecil22 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Desah Rumput Kering22 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Liturgi22 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Hari Hujan Terakhir22 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ingatan yang Memilihmu21 Agu 2026, 20:48 WIB
[PUISI] Detik Warna21 Agu 2026, 16:47 WIB
[PUISI] Sekuntum Rindu Pertama21 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Hari yang Ikut Pulang20 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Musim yang Telah Berlalu20 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Kursi Kosong di Baris Terakhir20 Agu 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Maaf untuk Luka yang Bukan Salahmu20 Agu 2026, 05:25 WIB
[Puisi] Saat Kau Berbisik19 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Nisan Muda19 Agu 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Langit yang Mengingatkanku19 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dialog Pertikaian19 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sisa dari Sebuah Penantian18 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Anatomi Sunyi18 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Aku, yang Berlama-lama Merawat Luka18 Agu 2026, 05:04 WIB