Sajadah menjadi peta kecil
Menampung jejak kening dan doa
Di atasnya aku menulis harap
Dengan bahasa air mata
Ramadan menuntun langkah sujud
Turun lebih dalam dari biasa
Menyentuh bumi dengan kesadaran
Bahwa segala milik-Nya
Setiap bangkit dari sujud
Ada yang tertinggal di sana
Kesalahan yang dilepas
Dan tekad yang diperbarui
Saat bulan ini berlalu nanti
Jejak itu tak ikut hilang
Ia menetap di jiwa
Sebagai arah pulang
![[PUISI] Jejak di Atas Sajadah](https://image.idntimes.com/post/20260224/pexels-thirdman-7956913_f854e46b-bb99-4d9e-9e45-b40821bb2edb.jpg)