Di kepalaku tumbuh kebun liar
Tanpa pagar, tanpa papan nama
Pikiran berlarian seperti rusa
Tak semuanya ingin ditangkap
Beberapa bersembunyi di balik semak ragu
Yang lain melompat jadi ide cerah
Aku hanya penjaga senyap
Menyiram tanpa memaksa tumbuh
Angin membawa biji kemungkinan
Menjatuhkannya sembarang tempat
Dan aku belajar percaya
Bahwa liar bukan berarti salah
Saat senja menutup kebun perlahan
Aku tak memanen apa pun
Cukup tahu sesuatu hidup di sana
Dan itu sudah cukup
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Kebun Tempat Pikiran Berkeliaran

ilustrasi seorang perempuan bersantai sambil membaca buku (pexels.com/Ron Lach)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us