Di penghujung mei,
hujan masih saja turun begitu ramai.
membasahi bahu-bahu jalanan
menghapus apa saja yang telah dilalui
seperti kehilangan, menerima dan berdamai
Kepada juni, kau datang tanpa denting,
aku menyambutnya tak lagi menggenggam,
hanya telapak terbuka
yang belajar berkata:
biarlah yang pergi tetap pergi,
yang tertunda tetap tertunggu,
dan yang datang—kuterima seutuhnya.
![[PUISI] Kepada Juni Aku Melepaskan](https://image.idntimes.com/post/20250530/pexels-bananamade-144474-a2eea99d44ffa312118a8aa3ee5a4c6a-3562bead19e8b959492c938bc24f0464.jpg)