Di sudut pagi menggigil pelan
Secangkir kopi duduk tanpa asap
Seperti rahasia enggan terucap
Mengerling sunyi dari bibir cangkir retak
Aromanya tak mengepul ke langit-langit dapur
Namun menyusup bagai kenangan menyamar jadi doa
Mengetuk dinding dada
Kopi ini tak bernapas,
Tanpa uap menari di udara
Kehilangan lidah bercerita,
Padahal pahitnya fasih mengeja luka
![[PUISI] Kopi Tanpa Asap](https://image.idntimes.com/post/20251216/1000411409_7cf9cff5-b896-43f3-911b-bb6a3c296804.jpg)