Sesak mendekam di puing batu tak berpenghuni
Samar-samar cuitan tajam menyayat hati
Segala tindakan tampak tak berarti
Setetes kebaikan buram tidak ada peduli
Hadirku terdengar layaknya beban
Serapah hinaan berkilah candaan
Satu ukuran sepatu elok sebagian perbandingan
Apa tidak ingat bumi langit hanya titipan?
Kaki baja menopang ringkih tubuh berdiri
Berjalan tersayar melewati jalan batu penuh duri
Sayatan luka dibalas ulasan senyum berseri
Mandiri menemukan cahaya berkat sepasang kaki
![[PUISI] Kuat Berdiri di Kaki Sendiri](https://image.idntimes.com/post/20260219/1000375646_0c233c88-baf4-4b15-8042-58a31e5509b7.jpg)