Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Lampu Kota
ilustrasi pemandangan kota (pexels.com/David Vincent Villavicencio)

Menyala mata mengawasi fana
Mengintip deru manusia berlaga
Berkaca ironi pujian semesta
Menjahit gelap tak bersuara

Gedung-gedung berdiri congkak
Bak raksasa menatap galak
Tanpa angkuh menyeruak
Menelan riuh berdetak

Metropolis sungguh manis
Yang kadang tampil ironis
Makhluk berpesta tanpa habis
Bersanding makhluk lapar menangis

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team