Di lorong waktu yang retak dan sunyi
Langkah kita menggema bisu
Harapan tumbuh di sela reruntuhan
Meski tahu, tanahnya penuh luka dan arang
Dinding kenangan memantulkan wajah
Yang dulu tertawa, kini hilang arah
Bayangan masa lalu terus menekan
Menyisakan cemas di pelupuk lelah
Cahaya bocor dari celah-celah genting
Tak lagi sanggup menghangatkan pagi
Jam berdetak, tetapi hatiku tak turut
Tertinggal di jeda yang tak pernah utuh
Ekspektasi tumbuh di tanah gersang
Sesaat mekar, lalu sekejap gugur tanpa suara
Kenyataan turun seperti hujan di musim kemarau
Mengikis harapan yang renta dan rapuh
Kita terus berjalan meski tak utuh
Mengumpulkan serpihan diri di sudut waktu
Sebab di lorong yang hampir runtuh ini
Kita berdamai meski tak pulih sepenuhnya
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Lorong Waktu yang Retak
![[PUISI] Lorong Waktu yang Retak](https://image.idntimes.com/post/20250709/1000323418_ceffa43e-628d-48cc-addf-b3ca4d94e3af.jpg)
ilustrasi lorong (pexels.com/Caleb Oquendo)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- [PUISI] Perahu Nyaris Karam02 Jul 2025, 05:04 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- [PUISI] Sudah Tamat sebelum Pagi01 Jul 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Hadirmu yang Ciptakan Warna29 Sep 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Pesona yang Mengundang Sejuta Rasa29 Sep 2026, 08:48 WIB
[PUISI] Melihat Angin29 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Menitipkan Mimpi pada Pagi29 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Aku Ramah, Bukan Rumah28 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Pudar dalam Imaji28 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Rumah Bernama Ibu28 Sep 2026, 19:40 WIB
[PUISI] Ayah Mengapa Kau Tiada28 Sep 2026, 12:07 WIB
[PUISI] Keluhan Mahasiswa28 Sep 2026, 10:58 WIB
[PUISI] Tepat Pukul Tiga 28 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Bukan Urusanku Lagi28 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Di Ujung Rumah27 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Ku Abadikan Kau dalam Sebuah Puisi27 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Tanpa Jiwa27 Sep 2026, 09:48 WIB
[PUISI] Nama yang Kutitipkan pada Aksara27 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Salah Mengetuk Harapan27 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Jejak Kaki yang Tertinggal di Lorong Waktu26 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Negeri di Dalam Kepala26 Sep 2026, 11:07 WIB
[PUISI] Rintihan di Tepi Impian26 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Asing bagi Diri Sendiri26 Sep 2026, 05:04 WIB