Terpaku di sebelah ranjang
Menatap ragaku terlentang
Suara tangis penuhi ruang
Ada riang yang hilang
Mereka berduyun-duyun melayat
Sebagian mendekap ragaku erat
Tak kuasa aku menggeliat
Tak bersuara hanya melihat
Sebulan lamanya aku tak berdaya
Hingga ruhku terenggut cahaya-Nya
Saatnya tinggalkan dunia fana
Menuju rumah yang sesungguhnya
Sudah berjuang hingga akhir
Banyak kenangan terukir
Ini malam terakhir
Sebuah guratan takdir
![[PUISI] Malam Terakhir](https://image.idntimes.com/post/20230609/pexels-ayse-ipek-11730038-3-6afbdc9eff962df480a6e6bfb73e24a1-c1229ec53ab1b3d53e6194a384e9cbda.jpg)