Di meja malam tak bertaplak suara
Hidangan tanpa euforia
Sendok waktu mengetuk gelas langit,
Angin menjadi pelayan
Menghidangkan sendu dalam mangkuk bulan
Memakan senyap tergugu meratap
Seperti roti basi yang ditinggal doa
Setiap kunyah berderak di dada
Seolah pasak mang hujan paru-paru
Atau daun gugur belajar menjadi abu
Manisnya terasa samar
Pahit rekam memori gusar
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Memakan Senyap
![[PUISI] Memakan Senyap](https://image.idntimes.com/post/20220807/portuguese-gravity-qxr-miycoaw-unsplash-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-362368c7a24b6e03315aca19fa379ae5.jpg)
ilustrasi piring kotor (unsplash.com/Portuguese gravity)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us