Kamu aksara
Terpatri indah untuk selalu dibaca
Bersamamu selamanya dalam prosa
Meski selamanya kamu harus dengannya
Kamu aksara
Membangun tubuhnya dengan kata-kata
Laksa haru aku genggam, kemarilah
Kusisipkan suka cita dalam prosa
Bahagiamu adalah bahagiaku, selamanya
Meski aku terengah menahan terluka
![[PUISI] Memar](https://image.idntimes.com/post/20220312/timur-kozmenko-gocfrwzd8oa-unsplash-compress1-6099877fa2938853df73ceb73a313042-39f70e621d67a1998d86f2dccbe5bfc1.jpg)