Aku meminjam suara hujan
untuk bicara pada rindu yang terdiam
Setiap tetes menetes di atap
adalah kata yang tak sempat kuucap
Aku meminjam aroma tanah basah
untuk menghidupkan kenangan yang pudar
Setiap embun menempel di daun
adalah bisikan hatiku padamu
Aku meminjam derasnya hujan malam ini
untuk menumpahkan luka yang lama tertahan
Setiap aliran di selokan kecil
adalah air mata yang tak terlihat
Dan ketika hujan berhenti
aku menutup mata dan tersenyum
karena suara yang kupinjam telah bicara
menyampaikan semua yang tak mampu kudengar sendiri