Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Menang
ilustrasi tangan yang memegang piala (freepik.com/freepik)

Godaan datang bagai ombak pasang
Menggoda jiwa tuk hanyut dan terbuang
Namun iman berakar, diam tapi lantang
Menahan diri dari hasrat yang menantang

Hari demi hari terasa berat ditimbang
Antara ingin dan benar yang bersilang
Air mata jatuh tanpa banyak terang
Namun harap tak pernah benar-benar hilang

Kini tiba saat yang dinanti datang
Bukan gemuruh, tapi damai yang menang
Bukan tentang siapa paling gemilang
Melainkan diri yang berhasil dikekang

Kemenangan ini sunyi tapi lapang
Mengisi dada dengan rasa yang tenang
Sebab perang terbesar telah terkarang
Di dalam diri yang akhirnya menang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team

EditorAtqo Sy