Langkah kakiku kehilangan arah
Jalan pulang tertutup bayang gelisah
Apa yang dulu terang, sekarang remang
Yang dulu hangat, kini menggigil bimbang
Aku memanggil, namun tak ada jawaban
Hanya gema dari harapan yang tertinggal di kejauhan
Duniaku runtuh walau tak bersuara
Tak ada ledakan, hanya senyap yang menjelma luka
Sesunyi gelap sebelum cahaya
Bahkan mentari pun enggan untuk menyapa
