Aku melihatmu, di sudut sepi,
memeluk lutut, diam, tak berani
Menyadari terlampau dini,
betapa mudah harapanmu patah,
saat belum sepenuhnya diizinkan tumbuh
Aku menatapmu, yang menahan diri
Mata kecilmu, yang memendam laut,
tanpa membiarkan satu pun ombaknya tumpah
Seolah gelombangnya akan menenggelamkan orang lain,
jika membiarkan mereka masuk di ke relung terdalam dirimu,
yang penuh damba tersembunyi
Kulihat matamu yang dulu memelas, memohon belas kasih
Berubah jadi senyuman manis,
Sebab kau pikir cinta harus dibayar tuntas
Dengan patuh, dengan tak meminta dan jadi egois
Jadi, izinkan aku menyelami di balik damainya permukaanmu
Menelusuri arus luka yang tak pernah,
sungguh berhenti mengusikmu
Membiarkanmu runtuh sebentar saja
Terlalu memahami, kau sudah lama berjuang,
untuk tetap tidak karam
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Menelusuri Damainya Permukaanmu
![[PUISI] Menelusuri Damainya Permukaanmu](https://image.idntimes.com/post/20251016/lukasz-konieczka-yhwkk-gblyk-unsplash_5a96f6e4-81cb-43d0-9d45-057736d71ba0.jpg)
ilustrasi perempuan sendirian (unsplash.com/Łukasz Konieczka)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- [PUISI] Tenang yang Kupinjam dari Pagi14 Oct 2025, 05:04 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- [PUISI] Pemuja Hening12 Oct 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Jatuh Hati25 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Sampai Derau Tercipta25 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sebelum Melanjutkan Langkah24 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Suara Semu24 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Penyesalan24 Sep 2026, 11:07 WIB
[PUISI] Kidung yang Agung24 Sep 2026, 08:28 WIB
[PUISI] Aku Kira Dewasa Akan Terasa Berbeda24 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Emas Ditukar Lapar24 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Amerta di Tengah Gelap23 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Di Antara Senja23 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Di Antara Gugur dan Tumbuh23 Sep 2026, 17:47 WIB
[PUISI] Rimba Digadai23 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ia Bukan Lagi Perempuan yang Sama23 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Jam yang Memakan Usia22 Sep 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Separuh Percaya yang Dipaksa22 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dari Luka Tumbuh Kehidupan22 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Daku dan Harap21 Sep 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Cinta yang Membuatku Ragu21 Sep 2026, 19:07 WIB
[PUISI] Menutup Pintu Luka21 Sep 2026, 08:48 WIB
[PUISI] Berhenti Saat Remang21 Sep 2026, 05:25 WIB