Pagi membuka dengan cahaya tipis
Warna langit belum benar-benar biru
Udara membawa sisa dingin semalam
Langkahku terasa lambat sejak awal
Tidak ada yang benar-benar salah
Namun suasana terasa berbeda
Seperti ada ruang yang sedikit kosong
Di antara hal-hal yang biasa
Aku tidak mencari sesuatu yang besar
Cukup hal kecil yang tetap menyala
Seperti secangkir hangat di tangan
Atau suara lembut yang menenangkan
Pelan-pelan hari mulai berubah
Bukan menjadi cerah sepenuhnya
Namun cukup hangat untuk dijalani
Tanpa harus terasa terbebani
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Menghangatkan Hari yang Sendu
![[PUISI] Menghangatkan Hari yang Sendu](https://image.idntimes.com/post/20260429/pexels-rajesh-s-balouria-1289088-33739788_96a26afe-a742-4062-8e48-0297d48c17d7.jpg)
ilustrasi berjalan pagi (pexels.com/Rajesh S Balouria)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us