Manusia dan segala harapannya
Hidup dengan penuh impian
Tak ingat kalau kapan saja bisa hilang
Hari ini sempurna namun besok terbuang
Dunia yang terlihat penuh gempita
Bagai panggung sandiwara tiga babak
Karena manusia datang, melihat, lalu pergi
Lantas kenapa kita hidup seakan selamanya?
Pada awalnya adalah embun
Kemudian hilang tersisa sendu
Bagai gugurnya daun-daun
Kita semua akan kembali menjadi debu
![[PUISI] Menjadi Debu](https://image.idntimes.com/post/20250624/screenshot-2025-06-24-120715_71504f7e-730a-44ff-9db1-01a69ca0f5d8.png)