Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Mutiara Kusam
ilustrasi mutiara (pexels.com/Svetlana B)

Ia pernah menjadi laut
Tempat nelayan mengais makan
Menjadi penopang tangguh
Biar generasi tak rapuh

Di tanah menjelma karat-karat
Tersisih tanpa diingat
Bakti dianggap ilusi
Tinggal seruan basa-basi

Suara yang dulu diagungkan merdu
Tersapu tatapan layu
Kalah oleh deru bising
Tertikam ambisi zaman

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎