Ia pernah menjadi laut
Tempat nelayan mengais makan
Menjadi penopang tangguh
Biar generasi tak rapuh
Di tanah menjelma karat-karat
Tersisih tanpa diingat
Bakti dianggap ilusi
Tinggal seruan basa-basi
Suara yang dulu diagungkan merdu
Tersapu tatapan layu
Kalah oleh deru bising
Tertikam ambisi zaman
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Mutiara Kusam
![[PUISI] Mutiara Kusam](https://image.idntimes.com/post/20260515/1000495098_8913633a-0c75-41f4-b4a9-8fd85bea31db.jpg)
ilustrasi mutiara (pexels.com/Svetlana B)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks
Editorial Team
EditorYudha