Kemarin paman datang
Pamanku dari kota
Dibawakannya kekuasaan
Dan kursi baru segala rupa
Bercerita paman tentang jongosnya
Masuk istana semua
Padaku paman berjanji
Mengajak ngantor di kota
Hatiku girang tidak terperi
Terbayang sudah di singgasana
Bermandi uang setiap hari
Menggiring bangsa ke kandang
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Paman Datang

ilustrasi paman (pixabay.com/Gerd Altmann)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us