Di ujung senyap malam bersolek
Merayu pintu-pintu langit
Romansa doa bernada sendu
Terisak oleh tangis parau
Lihat
Panggung kemenangan bukan istana gemerlap kaca
Sajadah usang nyaris tanpa rupa
Di sudut surau termakan zaman
Tanpa gemuruh sorak manusia
Menjelajah riuh redam
Berkalang sendu menggoda malam
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Panggung Kemenangan
![[PUISI] Panggung Kemenangan](https://image.idntimes.com/post/20230326/pexels-bilal-furkan-kosar-11119759-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-b54b51997999c543804e73a615bda36f.jpg)
ilustrasi musala sepi (pexels.com/Bilal Furkan Kosar)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us