Jiwaku telah sunyi mengalun
Terjinakkan oleh pengatur murka
Ditampakkan lewat tajamnya lidah
Bermuara air mata
Seperti ketenangan di dalamnya
Sebuah candu meski tampak tersiksa
Disirami kalbumu lewat cinta-Nya
Dan bukan asing lagi tempat itu bagimu
Dan di setiap patah tujuanmu
Hatimu terpaut ke sana
Rela disekap tanpa batas
Tiada dalam ruang dan waktu
![[PUISI] Penjara Cinta](https://image.idntimes.com/post/20210307/pexels-photo-2307045-08ca48462ccd86cee6b5ca9f3dfc4553-b812dcf25e19cfc7940d216105e77a47.jpeg)