Aku pernah jatuh cinta pada rumah yang sunyi
Pada dindingnya yang tak pernah bertanya walau sekali
Pada lantainya yang menghafal jejak tangis setiap pagi
Dan pintunya yang kukunci dari dalam hati
Kupeluk renjana yang dulu penuh cahaya
Namun, nyalanya perlahan luruh jadi luka
Hingga aku tinggal sendiri bersama iba
Menyusun ulang arti pulang dari sisa-sisa
Tak ada lagi suara yang menjawab salamku
Hanya angin yang menepuk pelan pundakku
Seolah berkata bahwa tak apa terlambat untuk pulang
Asal kau masih mau datang dengan hati yang lapang
Kini aku duduk di beranda yang kupahami
Menyeduh hari dengan secangkir berani
Sebab ternyata makna rumah bukanlah sekadar tempat
Melainkan perihal rasa saat aku kembali menjadi aku yang tepat
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Renjana, Rumah, dan Sebuah Iba
![[PUISI] Renjana, Rumah, dan Sebuah Iba](https://image.idntimes.com/post/20250721/pexels-liza-summer-6382720_d8a55cd1-0001-4790-a18e-1a8227ef7103.jpg)
ilustrasi perempuan sedang merindukan seseorang (pexels.com/Liza Summer)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Asap Dapur22 Jul 2025, 05:04 WIB
- [PUISI] Di Bawah Naungan Kemarin16 Jul 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Di Usia ketika Semua Terasa Abu-abu15 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Merayakan Kesepian15 Sep 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Petani yang Menunggu Hujan15 Sep 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Surat dari Sisi Waktu yang Hilang15 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dan Mungkin Seumur Hidup15 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Kota yang Tidak Baik-baik Saja14 Sep 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Setangkai Puspa Diterjang Beliung14 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Senja yang Tidak Takut Kehilangan Cahaya14 Sep 2026, 17:48 WIB
[PUISI] Stasiun yang Menyimpan Kepergianmu14 Sep 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Gadis yang Berteman dengan Hening14 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Mengemas Pergi14 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Merawat Luka yang Sama13 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Genggaman Diri di Tengah Malam13 Sep 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Membangun dari Sisa Reruntuhan13 Sep 2026, 07:07 WIB
[PUISi] Aku yang Tumbuh dari Runtuh13 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Bayang di Belakang Langkah13 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Jalan yang Tidak Kupilih12 Sep 2026, 22:08 WIB
[PUISI] Bunga yang Mekar di Atas Retakan12 Sep 2026, 21:07 WIB
[Puisi] Langit yang Tak Pernah Ditanya12 Sep 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Sebuah Langit untuk Mereka yang Bertahan12 Sep 2026, 11:07 WIB