Pintu kubuka tanpa ada keraguan
Aroma yang sama menyambut dari dalam
Langkah langsung mengenali arah
Seolah tak pernah benar-benar pergi
Di sudut ruang ada kebiasaan lama
Cangkir yang selalu diletakkan di tempat itu
Kursi yang sedikit bergeser ke kiri
Hal-hal kecil yang tak pernah berubah
Percakapan tidak selalu panjang
Kadang hanya saling melihat sebentar
Namun terasa ada yang tersampaikan
Tanpa perlu dirangkai menjadi kalimat
Waktu membawa banyak hal menjauh
Langkah bisa tersesat di antah-berantah
Namun ruang kecil ini tetap tinggal
Menjadi tempat yang kusebut rumah
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Ruang Kecil Bernama Rumah
![[PUISI] Ruang Kecil Bernama Rumah](https://image.idntimes.com/post/20260427/pexels-vlada-karpovich-4609015_e36935cb-f5dd-401c-94a1-4dd304055980.jpg)
ilustrasi keluarga (pexels.com/Vlada Karpovich)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us