Bila rumah adalah tempat bernaung
Kenapa aku sendiri termenung?
Bila rumah adalah tameng bajaku
Kenapa aku yang menghalau panah serdadu
Bila rumah adalah keluargaku
Mengapa malah berkurang satu?
Benarkah rumah adalah surga?
Kalau begitu..
Mengapa ayah tak kunjung tiba?
Meski kaki mampu bertopang tanpanya,
Apa jadinya rumah tanpa dia
Apa bagusnya lentera tanpa cahaya
Apa indahnya dunia tanpa ksatria
Rumah tak berpenghuni hanyalah mati
Rumah tanpa raga hanyalah fana
Dan rumah tanpa ayah tersisa hampa
![[PUISI] Rumah Tanpa Ayah](https://image.idntimes.com/post/20210914/pexels-august-de-richelieu-4259134-07ead814adf40dbd4f391840639525bf-2fda1ad3564d17f9d8c96b46cfd6ff55.jpg)