Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Saat Dunia Tak Mau Berpihak
ilustrasi perempuan yang menangis (pexels.com/cottonbro studio)

Aku mengetuk pintu yang sama
Tapi tak ada tanda akan terbuka
Langit seakan menutup mata
Bumi pun memilih diam saat aku bersujud padanya

Aku bersabar dengan sisa semangat
Mengikat harap pada benang yang nyaris putus
Namun setiap langkahku terasa dibekap
Oleh dinding yang tak kasat tapi menggurat luka

Aku tak ingin menyerah sekarang
Tapi setiap upaya terasa dicibir oleh keadaan
Setiap naskah yang kutulis dengan darah
Disobek pelan-pelan oleh tangan yang tak pernah mengerti

Waktu menjelma musuh yang tak bisa kulawan
Mereka bilang ini hanya sebuah proses
Tapi mengapa rasa sakitnya seperti hukuman
Mengapa jalan lurusku dipaksa melingkar

Jika dunia memang tak mau berpihak
Biarlah aku bertahan dengan nyala yang tersisa
Biarlah mereka menghambat langkahku
Tapi aku akan tetap berjalan menuju impianku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team